MOTIVASI: SEBAB-SEBAB "LITERASI SAMBAS" HADIR DI KALANGAN MASYARAKAT (DUNIA MAYA) - LITERASI SAMBAS
News Breaking
Intro
wb_sunny

Breaking News

MOTIVASI: SEBAB-SEBAB "LITERASI SAMBAS" HADIR DI KALANGAN MASYARAKAT (DUNIA MAYA)

MOTIVASI: SEBAB-SEBAB "LITERASI SAMBAS" HADIR DI KALANGAN MASYARAKAT (DUNIA MAYA)

 Oleh: Usmul Hidayah

Literasisambas.org - “Sedikit mengulai cerita, kita tengok ke zaman dahulu para ulama dengan segala keterbatasan alat membaca dan menulis tetap menghasilkan banyak karya. Kalau mau dibandingkan dengan ulama paling top zaman sekarang itu pun masih belum seberapa dan belum sebanyak seperti ulama terdahulu dalam menghasilkan karya. Padahal sarana penunjang kita eskarang sangat banyak dan mudah dijangkau.

Kita mungkin sekarang terlalu termanjakan dengan kemudahan yang akibatnya membuat kita terleha-leha. Bayangin aja ulama zaman dahulu bacaannya manuskrip dan tingkat kesulitan membaca manuskrip itu sangat tinggi. Sekarang kita udah dipermudah dengan kertas cetakan putih yang bagus, tulisan tertara dan hurufnya enak dibaca, but tetap saja kita masih kalah sama ulama terdahulu dalam berkarya

 Fungsi dari adanya grup atau tim literasisambas.org ini, salah satunya untuk menjadikan kawan-kawan sebagai penulis dan mega bintang, agar bisa dikenang bahwa ada orang sambas yang telaten menghasilkan karya terutama dibidang penulisan melalui media internet atau media lainnya yang hebat”. Ujar Hadi Wiryawan selaku Editor Literasi Sambas sekaligus Mahasiswa yang masih aktif di Bangku Perkuliahan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. (12 September 2020)

Dari penjelasan di atas, dapat kita simpulkan bahwa agar kita selalu berlomba-lomba dengan kebaikan terutama dengan menyebarkan ilmu yang bermanfaat. Karena sesungguhnya manusia yang terbaik adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain.

Sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ

Artinya: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ no:3289).

Selain itu, menyebarkan llmu merupakan amal jariyah yakni ilmu akan kekal dan akan bermanfaat bagi pemiliknya walaupun aia telah meninggal.

Sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam:

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثٍ: صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ،

أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Artinya: “Jika seorang manusia meninggal, terputuslah amalnya, kecuali dari tiga hal: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang berdoa untuknya”. (HR. Muslim)

Sebenarnya masih banyak lagi perintah untuk menyebarkan ilmu. Tidak kalah pentingnya bagi seseorang yang sudah memiliki ilmu, maka ada kewajiban untuk mengamalkan dan menyebarkan ilmu. Sebagaimana Firman Allah, perintah untuk mengamalkan apa yang ia dapatkan.

Allah berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لِمَ تَقُوْلُوْنَ مَا لَا تَفْعَلُوْنَ كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللّٰهِ اَنْ تَقُوْلُوْا مَا لَا تَفْعَلُوْنَ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Mengapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? (Itu) sangatlah dibenci di sisi Allah jika kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan”. (QS. As-Saff: 2-3)

Adapun larangan menyembunyikan ilmu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ سُئِلَ عَنْ عِلْمٍ عَلِمَهُ ثُمَّ كَتَمَهُ أُلْجِمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

 بِلِجَامٍ مِنْ نَارٍ

Artinya: "Dari Abu Hurairah dia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa ditanya tentang suatu ilmu yang dia ketahui kemudian dia menyembunyikannya, maka dia akan dicambuk pada hari kiamat dengan cambuk dari neraka". (Hadits Jami' At-Tirmidzi No. 2573)

Mencari ilmu merupakan kewajiban setiap manusia apa lagi kita sebagai muslim. Tanpa ilmu kita tidak bisa menjalani hidup ini dengan baik dan terarah. Banyak orang yang tidak memiliki ilmu biasanya akan dimanfaatkan oleh orang lain. Bahkan, orang yang tak berilmu itu akan dibodohi oleh orang lain. Oleh karena itu, kita sebagai manusia yang diberi akal dan pikiran carilah ilmu demi kelangsungan hidup yang lebih baik dan bermartabatIlmu adalah kunci segala kebaikan. Ilmu merupakan sarana untuk menunaikan apa yang Allah wajibkan pada kita. Tak sempurna keimanan dan tak sempurna pula amal kecuali dengan ilmu. Dengan ilmu Allah disembah, dan dengan ilmu pula agama-Nya disebarkan.

Tidak dipungkiri lagi, bahwa zaman sekarang anak muda bahkan seberapa golongan tua suka nongkrong di dunia maya. Maka dari itu, Literasisambas.org hadir sebagai media mengajak masyarakat terutama anak muda untuk ikut serta dalam menyebarkan kebaikan dan sekaligus sebagai sarana dakwah, dalam arti saling mengingatkan dan saling menasehati akan kebaikan.

Semoga apa yang dilakukan dan disebarkan, tidak lain tidak bukan hanyalah berharap ridho Allah semata. Karena sesungguhnya suatu amalan itu tergantung dari niatnya. Jika niatnya mencari dan berharap ridho manusia maka hanya itu yang ia dapatkan. Dan jika yang dicari hanyalah penilaian dan ridho Allah, maka dunia dan akhirat akan mengikutinya. Sebagaimana Sabda Rasulullah shallallahu ‘alahihi wasallam.

Dari Amirul Mukminin, Abu Hafsh ‘Umar bin Al-Khattab radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إنَّمَا الأعمَال بالنِّيَّاتِ وإِنَّما لِكُلِّ امريءٍ ما نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إلى اللهِ ورَسُولِهِ فهِجْرَتُهُ إلى اللهِ

 ورَسُوْلِهِ ومَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُها أو امرأةٍ يَنْكِحُهَا فهِجْرَتُهُ إلى ما هَاجَرَ إليهِ

Artinya: “Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya. Siapa yang hijrahnya karena mencari dunia atau karena wanita yang dinikahinya, maka hijrahnya kepada yang ia tuju.” (HR. Bukhari dan Muslim) (HR. Bukhari, no. 1 dan Muslim, no. 1907)

 

Wallahua’lam....

Baca Juga: 5 CARA MEMPERKUAT ISTIQOMAH

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar