News Breaking
Intro
wb_sunny

Breaking News

12 KEUTAMAAN MEMBACA AL-QUR'AN SETIAP HARI DALAM HADITS RASULULLAH

12 KEUTAMAAN MEMBACA AL-QUR'AN SETIAP HARI DALAM HADITS RASULULLAH

 Oleh: Irvan Zain

Literasisambas.org - Al-Qur’an adalah Kalam Allah subhanahu wa ta’ala berupa mukjizat yang diturunkan kepada nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam secara berangsur-angsur sebagai petunjuk bagi umat manusia hingga akhir zaman yang ditulis dalam mushaf diawali dengan Surah al-Fatihah dan diakhiri dengan Surah an-Naas, diriwayatkan secara mutawatir dan membacanya termasuk ibadah.

Setiap kaum muslim, sangat dianjurkan untuk senantiasa membaca al-Qur'an, baik di waktu siang, maupun malam hari. Sebagaimana Firman Allah subhanahu wa ta’ala di dalam al-Qur’an:

اَلَّذِيْنَ اٰتَيْنٰهُمُ الْكِتٰبَ يَتْلُوْنَهٗ حَقَّ تِلَاوَتِهٖۗ اُولٰۤىِٕكَ يُؤْمِنُوْنَ بِهٖ ۗ وَمَنْ يَّكْفُرْ بِهٖ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْخٰسِرُوْنَ

Artinya: “Orang-orang yang telah Kami beri Kitab, mereka membacanya sebagaimana mestinya, mereka itulah yang beriman kepadanya. Dan barangsiapa ingkar kepadanya, mereka itulah orang-orang yang rugi”. (QS. Al-Baqarah: 121)

Perintah yang lainnya:

اُتْلُ مَآ اُوْحِيَ اِلَيْكَ مِنَ الْكِتٰبِ وَاَقِمِ الصَّلٰوةَۗ اِنَّ الصَّلٰوةَ تَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِ ۗوَلَذِكْرُ اللّٰهِ اَكْبَرُ ۗ

وَاللّٰهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ

Artinya: “Bacalah Kitab (Al-Qur'an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah salat. Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (salat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan”. (QS. Al-Ankabut: 45) 

Seseorang yang selalu berinteraksi dengan al-Qur’an, yakni dengan mengimaninya, menerapkan tajwid dan makhroj dalam membacanya, mendengarkan, menghafalnya, memahami maknanya, ataupun mengamalkannya dengan menjadikannya sebagai pedoman dan hujjah dalam kehidupannya, maka ia akan mendapatkan keutamaan dan kemuliaan di sisi Allah baik di dunia maupun di akhirat.

Salah satu amalan yang bisa dilakukan kapan pun dan di mana saja adalah membaca al-Quran. Apa lagi di zaman modern ini, al-Qur’an sudah banyak beredar dan berbagai macam cetakan, baik cetakan yang besar maupun hanya sebesar saku. Bahkan ada al-Qur’an berbentuk digital dan bisa kita dapatkan dengan mendownloadnya di smartphone yang kita miliki. Membaca al-Quran mendapatkan pahala yang besar. Membaca Al-Quran juga termasuk ke dalam ibadah paling utama di antara ibadah-ibadah lainnya. Tak heran, keutamaan membaca al-Quran bisa dikategorikan secara umum maupun khusus. Namun, masih banyak orang kurang yang kurang gemar membaca kitab suci umat Islam ini. Padahal banyak keutamaan dan kebaikan jika membacanya secara rutin.

Berikut ini merupakan penjelasan tentang beberapa keutamaan membaca Al-Quran. Adapun keutamaan yang Allah berikan kepada Ahlul Quran yang bersumber dari Hadits yang Shahih, diantaranya:

1.        Mendapatkan Pahala yang Berlipat Ganda

Rasul llah shallallahu ‘alahi wasallam,  bersabda:

 مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لَا أَقُولُ الم حَرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ

 وَلَ امٌ فٌ وَمِيمٌ حَرْفٌحَرْ


Artinya: "Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitabullah (al-Qur`an), maka baginya satu pahala kebaikan dan satu pahala kebaikan akan dilipat gandakan menjadi sepuluh kali, aku tidak mengatakan ALIF LAAM MIIM itu satu huruf, akan tetapi ALIF satu huruf, LAAM satu huruf dan MIIM satu huruf." (HR. Muslim)

 

2.        Mendapat Syafaat (Pertolongan) dari Al-Qur’an

Rasulullah shallallahu ‘alahi wasallam, bersabda:

 اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِهِ


Artinya: Bacalah Al-Qur’an, sesungguhnya ia akan datang di hari kiamat memberi syafaat kepada pembacanya. (HR. Muslim)

 

3.        Di kumpulkan Bersama Para Malaikat

Rasulullah  shallallahu ‘alahi wasallam, bersabda:

الَّذِي يَقْرَأُ القُرْآنَ وَهُوَ مَاهِرٌ بِهِ مَعَ السَّفَرَةِ الكِرَامِ البَرَرَةِ، وَالَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ فِيهِ وَهُوَ عَلَيْهِ

 شَاقٌّ لَهُ أجْرَانِ


Artinya: “Orang yang mahir membaca al-Qur’an, dia berada bersama para malaikat yang terhormat dan orang yang terbata-bata di dalam membaca al-Qur’an serta mengalami kesulitan, maka baginya dua pahala. (Muttafaq ‘alaih)


4.        Kategorikan sebagai Orang yang Baik Secara Lahir dan Batin

Rasulullah shallallahu ‘alahi wasallam, bersabda:


عَنْ أَبِي مُوسَى الْأَشْعَرِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَثَلُ الْمُؤْمِنِ الَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ


 كَمَثَلِ الْأُتْرُنْجَةِ رِيحُهَا طَيِّبٌ وَطَعْمُهَا طَيِّبٌ وَمَثَلُ الْمُؤْمِنِ الَّذِي لَا يَقْرَأُ الْقُرْآنَ كَمَثَلِ التَّمْرَةِ لَا رِيحَ

 

لَهَا وَطَعْمُهَا حُلْوٌ وَمَثَلُ الْمُنَافِقِ الَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ كَمَثَلِ الرَّيْحَانَةِ رِيحُهَا طَيِّبٌ وَطَعْمُهَا مُرٌّ وَمَثَلُ

 

الْمُنَافِقِ الَّذِي لَا يَقْرَأُ الْقُرْآنَ كَمَثَلِ الْحَنْظَلَةِ رِيحُهَا مُرٌّ وَطَعْمُهَا مُرٌّ

 

Artinya: "Dari Abu Musa Al Asy'ari ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Perumpamaan orang mu`min yang membaca al-Qur`an seperti buah utrujah, baunya harum dan rasanya enak, sedangkan perumpamaan orang mu`min yang tidak membaca al-Qur`an seperti buah kurma, tidak ada baunya namun rasanya manis, dan perumpamaan orang munafik yang membaca al-Qur`an seperti raihanah (sejenis tanaman), harum baunya tapi pahit rasanya dan perumpamaan munafik yang yang tidak membaca al-Qur`an seperti brotowali, baunya busuk dan rasanya pahit." (Hadits Jami' At-Tirmidzi No. 2791)


5.        Termasuk dalam Golongan yang Terbaik

Rasulullah shallallahu ‘alahi wasallam, bersabda:

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ


Artinya: “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)


6.        Orangtuanya Mendapatkan Mahkota Kemuliaan di Akhirat

Rasulullah shallallahu ‘alahi wasallam, bersabda,

مَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ وَعَمِلَ بِمَا فِيهِ، أُلْبِسَ وَالِدَاهُ تَاجًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ


Artinya: Barangsiapa yang menghafal al-Qur’an dan mengamalkan isinya, maka akan dipakaikan kepada kedua orang tuanya mahkota pada hari kiamat.” (HR Abu Daud)


7.        Mendapatkan Kedudukan yang Tinggi di Surga

Rasulullah shallallahu ‘alahi wasallam, bersabda:


 يُقَالُ لِصَاحِبِ الْقُرْآنِ اقْرَأْ وَارْتَقِ وَرَتِّلْ كَمَا كُنْتَ تُرَتِّلُ فِي الدُّنْيَا فَإِنَّ مَنْزِلَكَ عِنْدَ آخِرِ آيَةٍ تَقْرَؤُهَا


Artinya: Dikatakan kepada orang yang membaca al-Quran: 'Bacalah, dan naiklah, serta bacalah dengan tartil (jangan terburu-buru), sebagaimana engkau membaca dengan tartil di dunia, sesungguhnya tempatmu adalah pada akhir ayat yang engkau baca. (HR. Abu Daud dan Tirmidzi  (


8.        Mendapatkan Derajat Tinggi oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, bersabda:

اِنَ اللٌهَ يَرفَعُ بِهذَ االكتَاِبِ اَقَوامًا وَيَضَعُ بِه اخَرِينَ

 

Artinya: “Allah mengangakat derajat beberapa kaum melalui kitab ini (al-Qur’an) dan Dia merendahkan beberapa kaum lainnya melalui kitab ini pula.” (HR. Muslim)


9.        Mendapat Pemberian yang Paling Utama dari  Allah

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman dalam hadits qudsi:


مَن شَغَلَهُ الُقرُانُ عَن ذَكرِي وَمَسْئلَتيِ اَعطَيتُه اَفضَلَ مَا اُعطِي السْاَئِلينً وَفَضلُ كَلآمِ اللٌه عَلى سَائِرِ 


الكَلآمِ كَفَضلِ اللٌه عَلى خَلقِه (رواه الترمذي والدارمي والبيهقي في الشعب ).


Artinya: “Barang siapa yang disibukan oleh al-Qur’an daripada berdzikir kepada-Ku dan memohon kepada-Ku, maka Aku berikan kepadanya sesuatu yang lebih utama daripada yang Aku berikan kepada orang-orang yang memohon kepada-Ku dan keutamaan kalam Allah diatas seluruh perkataan adalah seumpama keutamaan Allah atas makhluk-Nya.” (HR. Tirmidzi, Darami, dan Baihaqi)


10.    Setan Lari dari Rumah yang Dibaca Surah Al-Baqarah.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, bersabda:

لَا تَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقَابِرَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنْ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ


Artinya: “Jangan jadikan rumah-rumah kalian sebagai kuburan. Sesungguhnya setan itu akan lari dari rumah yang dibacakan surat Al-Baqarah di dalamnya.” (HR. Muslim)


11.    Mendapat Ketentraman dan Rahmat

Rasulullah shallallahu ‘alahi wasallam, bersabda:


وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلاَّ نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ


وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمُ الْمَلاَئِكَةُ وَذَكَرَهُمُ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَه


Artinya: Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah dari rumah-rumah Allah (masjid) membaca Kitabullah dan saling mempelajarinya, melainkan akan turun kepada mereka sakinah (ketenangan), mereka akan dinaungi rahmat, mereka akan dilingkupi para malaikat dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di sisi para makhluk yang dimuliakan di sisi-Nya.” (HR. Muslim)


12.    Menjadi Keluarga Allah yang Berada di Atas Bumi

Rasulullah shallallahu ‘alahi wasallam, bersabda:


إِنَّ لِلَّهِ أَهْلِينَ مِنَ النَّاسِ قَالُوا : مَنْ هُمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ : أَهْلُ الْقُرْآنِ هُمْ أَهْلُ اللَّهِ وَخَاصَّتُهُ


Artinya: “Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga di antara manusia, para sahabat betanya, “Siapakah mereka ya Rasulullah?” Rasul menjawab, “Para ahli al-Qur’an, merekalah keluarga Allah dan hamba pilihan-Nya”. (HR. Ahmad)

Demikianlah keutamaan-keutamaan membaca al-Quran. Dari 12 keutamaan di atas, sebenarnya masih banyak lagi keutamaan yang lainnya. Dengan mengetahui keutamaan jika seseorang rutin membaca al-Qur’an, menjadi motivasi bagi saya pribadi, dan teman-teman muslim lainnya untuk selalu membaca dan mengamalkannya di dalam kehidupan sehari-hari hingga akhir zaman. Sehingga kita menjadi hamba yang sami’na wa atha’na (kami dengar dan kami ta’at) dan semoga mendapatkan apa yang telah dijanjikan Allah subhanahu wa ta’ala baik yang telah di janjikan di dunia maupun dijanjikan di akhirat kelak. Sesungguhnya Allah tidak penah mengingkari janji-Nya.

اِنَّ اللّٰهَ لَا يُخْلِفُ الْمِيْعَادَ ࣖ

Artinya: “Sungguh, Allah tidak menyalahi janji”. (QS. Ali Imran: 9)

 

Wallahua’lam....

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar