News Breaking
Intro
wb_sunny

Breaking News

APA HUBUNGAN JODOH, CINTA & HATI?

APA HUBUNGAN JODOH, CINTA & HATI?

Oleh: Usmul Hidayah

Literasisambas.org Jodoh adalah takdir yang telah ditetapkan. Ianya harus ditemukan dan diperjuangkan untuk menyempurnakan tulang rusuk yang hilang. Menyempurnakan iman, menyempurnakan kebahagiaan, dan sebagai pendamping hidup yang saling melengkapi. Tapi, jangan engkau khawatir dengan jodoh ini. Karena sesungguhnya jodoh telah ditentukan oleh-Nya, maka dari itu janganlah engkau bersedih hati bila saat ini belum engkau temukan.

سُبْحٰنَ الَّذِيْ خَلَقَ الْاَزْوَاجَ كُلَّهَا مِمَّا تُنْۢبِتُ الْاَرْضُ وَمِنْ اَنْفُسِهِمْ وَمِمَّا لَا يَعْلَمُوْنَ

Artinya: Mahasuci (Allah) yang telah menciptakan semuanya berpasang-pasangan, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka sendiri, maupun dari apa yang tidak mereka ketahui”. (QS. Yasiin: 36)

Dari firman firman Allah yang telah disebutkan di atas jelas bahwa jodoh telah diciptakan dan dijamin keberadaannya oleh Allah, tentunya Allah menciptakan jodoh karena rasa kasih sayang Allah untuk hamba-Nya, sebagai umat mukmin tak perlu khawatir tentang jodoh selama menjadi hamba-Nya yang bertaqwa dalam menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya, sebab Allah telah menjamin memberikan jodoh yang terbaik sesuai cermin dari dirinya sendiri.

Apabila kita hubungkan jodoh dengan cinta? Maka cinta dapat diartikan sebagaimana dikemukakan oleh Abdullah Nashih ‘Ulwan. Menurut beliau, cinta adalah suatu perasaan jiwa dan gejolak hati manusia yang mendorong seseorang untuk mencintai kekasihnya dengan penuh kelembutan, gairah, dan kasih sayang.

Dari pengertian tersebut dapat kita artikan bahwa cinta adalah buah hati. Karena, ada yang mengatakan cinta datang dari Hati, (Hmm so cuuuiiitsss Heheee). Cinta itu murni datang dari hati, ia tidak memandang siapa dia, apa kata orang lain, bahkan apa kata keluarga kita. Sehingga ada yang mengatakan “cinta itu buta”. (Itu sih kata orang sebelah, kalau saya cinta itu anugerah dari Allah yang tidak semua orang mendapatkan cinta-Nya, heheheee).

Cinta adalah pilihan hatimu yang bisa membahagiakan dan memberikan rasa aman, nyaman dan ketenangan. Jika engkau dipertemukan dengan seseorang tapi tidak membuatmu bahagia maka itu bukan cinta tapi sebuah keterpaksaan atau melawan keinginan hati. Karena cinta akan menjadikan dua orang menjadi tentram hatinya dan memiliki kasih sayang satu sama lain. Allah bersabda:

وَمِنْ اٰيٰتِهٖٓ اَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ اَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوْٓا اِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَّوَدَّةً وَّرَحْمَةً ۗ

اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ

Artinya: Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir”. (QS Ar Rum : 21)

Cinta itu saling memikirkan, meskipun jiwa dan raga saling berjauhan. Jatuh cinta kepada seseorang itu lumrah, tapi ingat bahwa yang demikian itu adalah salah satu jalan syaitan untuk menjerumuskan manusia ke lembah kehinaan dengan cinta yang belum halal (zina).  Dalam al-Qur’an menjelaskan: “Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk”. (QS. Al-isra’: 32). Maka dari itu, mintalah penjagaan kepada Allah, karena Dia adalah sebaik-baik Penjaga

Jangan lupa tetap berharap pada Allah ketika jatuh cinta dan cintailah dengan sewajarnya, jangan mempercayakan perasaan anda pada orang lain atau pada suatu benda. Ikuti perintah Allah dan berharap hanya kepada Allah agar senantiasa berada pada jalan yang benar.

فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ

Artinya: “Hendaknya mereka memenuhi perintah-Ku dan hendaklah mereka yakin kepada-Ku agar selalu berada dalam kebenaran”. (QS Al Baqarah : 186).

Cinta sejati adalah cinta karena Iman atau agamanya bukan karena ada apanya. Bila seseorang mencintai karena iman, maka ia akan mendapatkan semuanya dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam sabdanya:

عَنْ جَابِرٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الْمَرْأَةَ تُنْكَحُ عَلَى دِينِهَا وَمَالِهَا 


وَجَمَالِهَا فَعَلَيْكَ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ

 Artinya: “Dari Jabir bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Seorang wanita dinikahi karena agamanya, hartanya dan kecantikannya. Tetapi, utamakanlah agamanya, niscaya kamu akan beruntung". (Hadits Jami' At-Tirmidzi No. 1006)

Sebagaimana Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

وَلَا تَنْكِحُوا الْمُشْرِكٰتِ حَتّٰى يُؤْمِنَّ ۗ وَلَاَمَةٌ مُّؤْمِنَةٌ خَيْرٌ مِّنْ مُّشْرِكَةٍ وَّلَوْ اَعْجَبَتْكُمْ ۚ وَلَا تُنْكِحُوا الْمُشْرِكِيْنَ حَتّٰى يُؤْمِنُوْا ۗ وَلَعَبْدٌ مُّؤْمِنٌ خَيْرٌ مِّنْ مُّشْرِكٍ وَّلَوْ اَعْجَبَكُمْ ۗ اُولٰۤىِٕكَ يَدْعُوْنَ اِلَى النَّارِ ۖ وَاللّٰهُ يَدْعُوْٓا اِلَى الْجَنَّةِ وَالْمَغْفِرَةِ بِاِذْنِهٖۚ وَيُبَيِّنُ اٰيٰتِهٖ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُوْنَ ࣖ

Artinya: Dan janganlah kamu nikahi perempuan musyrik, sebelum mereka beriman. Sungguh, hamba sahaya perempuan (budak) yang beriman lebih baik daripada perempuan musyrik meskipun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu nikahkan orang (laki-laki) musyrik (dengan perempuan yang beriman) sebelum mereka beriman. Sungguh, hamba sahaya laki-laki (budak) yang beriman lebih baik daripada laki-laki musyrik meskipun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedangkan Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. (Allah) menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia agar mereka mengambil pelajaran”. (QS. Al-Baqarah: 221)

Dari penjelasan ayat di atas, Allah memberikan petunjuk kepada kita. Apabila engkau mencintai seseorang maka hal yang terpenting adalah agamanya. Jika mencintai lawan jenis yang musyrik dan ia adalah seseorang yang mungkin cantik, ganteng, kaya atau lainnya maka itu tanda bukan mencintai karena Allah sebab mengharap jodoh karena Allah senantiasa mementingkan agamanya terlebih dahulu.

Jika anda merasa yakin dengan seseorang yang anda jatuh cinta padanya, dalam jatuh cinta menurut Islam dianjurkan untuk memperjuangkan agar dapat tercapai hubungan yang halal dengan cara memantaskan diri dan mendekat dengan cara islam, yaitu dengan melamar langsung ke orang tua atau walinya. Hal tersebut diperbolehkan sebab jatuh cinta dan rasa ingin dicintai adalah hal yang alamiah, sebgaimana Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam pernah berdoa, “Ya Tuhanku, janganlah Engkau membiarkan aku seorang diri, Engkaulah ahli waris yang paling baik”. (QS. Al Anbiya : 89)

Ungkapan: “Jodoh adalah pilihan hati yang saling mencintai dengan ketentuan-Nya sehingga engkau damai dan saling memerlukan. Jodoh bisa juga disebut Setengah Hati yang sudah ditentukan oleh-Nya yang harus diperjuangkan". Semoga kamu menemukan sesuai dengan pilihan hati dan tetap berprasangka baik kepada Allah Subhanahu wa ta’ala.

 

Wallahua’lam....

Baca Juga: KISAH WANITA SHALIHAH YANG MENGAGUMKAN

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar