Menjaga Pilar Kebangsaan - LITERASI SAMBAS
News Breaking
Intro
wb_sunny

Breaking News

Menjaga Pilar Kebangsaan

Menjaga Pilar Kebangsaan

Oleh : Amien Fajar Khuzaeni


Literasisambas.org Indonesia adalah Negara yang besar,negeri dengan segala potensi dan corak budaya yang beraneka ragam. Dari Sabang samapai Merauke,berjajar gugusan pulau-pulau yang tersambung oleh laut samudera hindia yang menggulung,dari ungkapan sinilah kita bisa melihat bagaimana negeri ini diiberikan oleh tuhan sebagai anugerah yang terindah bagi kita semua. Dimana anugerah tuhan itu meliputi segala isi dari bumi Indonesia ini yang begitu banyak dan bermacam baik seperti kekayaan alam yang melimpah,tanah yang subur,laut yang luas dan ragam suku maupun kebudayaan yang beragam sehingga sering kali bangsa kita ini disebut sebagai Negara maritime,Negara bahari,Negara agraris dan bahkan acapkali Indonesia disebut sebagai surganya dunia sehingga banyak kala itu banyak yang memperebutkan tanah nusantara ini untuk diekploitasi dan dipunggungi segalanya yang ada dan selama 350 tahun lamanya kita rampas kemerdekaanya sebagai bangsa oleh colonial yang bengis dan kejam. Hingga akhirnya kemerdekaan yang kita peroleh dengan menumbalkan jutaann nyawa dan tumpahan darah dan air mata yang mengalir kita mampu kita deklarasikan 17 agustus 1945 sebagai titik puncak perjuangan pergerkan kemerdekaan bangsa Indonesia sekaligus pernyataan bahwa bangsa Indonesia sebagai bangsa yang berdaulat serta berhak membangun kehidupan kebangsaan yang bebas,mandiri dan sederajat dengan bangsa lain dan menjadikan cita-cita yang luhur menjadikan bangsa ini sebagai bangsa yang berdaulat,adil dan makmur.

Tentunya,dalam perjalanan waktupun kita telah mengalami berbagai ujian sejarah yang maha berat yang bahkan telah mengancam persatuan maupun disintegrasi bangsa kita,namun segalanya itupun telah kita lalui dengan baik,hingga hari ini kita masih tetap kokoh dan berdaulat sebagai bangsa yang besar. Namun perlu kita pahami ancaman terpecah belahnya suatu bangsa itu tidak boleh kita elakkan,terpenting adalah bagaimana kita semua untuk terus selalu menjaga eksitensi bangsa ini dengan komitmen dan kesadaran serta tanggung jawab kita semua sebagai anak bangsa untuk terus mengisi kemerdekaan ini dengan sebaik-baiknya. Sebagai Negara yang berprinsip demokrasi,acapkali berbagai perbedaan sering tidak terhindarkan dalam masyarakat kita,bahkan sering konflik horizontal maupun pertentangan ideologi,dan berbagai perbedaan pandangan poltik sering membuat gesekan atau bahkan pertikaian dan permusuhan  antar waga bangsa sehingga disintergasipun menjadi sebuah ancaman yang nyata. Sebaliknya juga,ancaman radikalisme,terorisme dan semacamnya itupun masih terus menghantui bangsa kita bahkan ada kelompok-kelompok yang ingin mengubah sistem maupun ideologi Negara ini sesuai dengan paham mereka.

Namun,sudah semestinya keberagaman bangsa  Indonesia ini,harus jaga dan bentengi dengan pilal-pilar kebangsaan kita sebagai sebuah pegangan yang kokoh maupun padangan hidup dalam kehidupan berbangsa ini. Para founding father dan para pejuang bangsa ini telah mewariskan dan menitipkan pilar keindonesiaan itu sebagai pegangan  dan sekaligus penuntuk untuk memabangun bangsa menuju tercapainya tujuan bangsa kita. Oleh karena itu,pentingya memberikan edukasi terkait wawasan kebangsaaan dengan menanamkan betul nilai empat pilar kebangsaan itu sebagai sebuah filosofis hidup generasi Indonesia. Ajaran kebangsaan kita itu setidaknya telah terangkum dalam 4 pilar Negara yaitu Pancasila,UUD 1945,NKRI dan Bhineka Tunggal Ika yang keempat tersebut merupakan bagian yang saling berhubungan dan saling mengisi satu sama lain. Bahwa Pancasila pada awalnya sebagai sebuah letupan pemikirian besar mengenai ide dasar Negara telah menjadikannya sebagai ideologi Negara yang terbuka,idelogi yang mempersatukan perbedaan dan kemajukan bangsa,hal ini dikarenakan pancasila bukan ideologi impor maupun warisan colonial tetapi pancasila lahir dan digali dari bumi indonesaia secara langsung,yang jika kita melihat pancasila sebagai sebuah karya pemikiran yang progresif karena mengkreasikan sejumlah  sendi-sendi budaya,adat istiadat  dan warisan leluhur nusantara. Sebagaimana juga perkataaan Bung Karno Pancasila sebagai alat pemersatu,yang saya yakin seyakin-yakinya bangsa Indonesia dari sabang sampai merauke hanyalah dapat bersatupadu diatas dasar pancasila itu dan sebagai permersatu perjuangan bangsa dalam melawan imperialism dan kolonialisme karena pancasila sebagai alat perjuanganya yang khas sesuai dengan kharakteristik dan kebribadian bangsa kita termasuk dalam kebudayaan maupun perekonomian.

Kesemuanya itu terkritalisasikan melalui sila-sila yang ada. Sila pertama Ketuhanan yang maha esa sebagai sebuah pengakuan tertinggi dari Negara bahwa Negara memberikan ruang dalam peribadatan maupun memeluk keyakinan sesuai dengan ajaran spiritual yang mereke yakini ditengah berbagai warisal aliran spiritual yang ada namun esensinya mencerminkan nilai-nilai etiks,rohani,moralitas dan budi pekerti yang luhur. Lalu,sila kemanusiaan yang adil dan beradapa memilik sebuah pesan bawha  bahwa pancasila mengajarkan nilai humanisme,welas asih,tepo seliro maupun cinta kasih serta menujung tinggi hak asasi manusia yang adil dan toleransi yang kuat,sila ketiga persatuan Indonesia yang secara konseptual memiliki makana penyamaan prinsip dan misis yang sama untuk membangun bangsa yang kuat ditengah berbagai perbedaan dan kemajukan yang ada namun persatuan haruslah mengakar kuat dalam setiap jiwa rakyat Indonesia dan rasa senasib sepenanggunan itulah yang menjadi akar nasionalisme yang harus tetaplah berkobar,dan sila keempat kerakyaatan yang dipimpin oleh hikmat,kebijaksaan dalam permusyawaratn perwakilan ini adalah bagaimana nilai demokrasi itu ada sehingga demokrasi permusyawatan dalam membangun bangsa ini diperlukan supaya terjadi keseimbangan maupun kesetaraan dalam ruang dialektikan kebangsaan ini,terkahir sila kelima keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia prinsip bahwa pemenuhan kesejahteraan itu dilakukan secara sama rata kepada setiap insan bangsa dan melindungi seluruh tumpah darah Indonesia.

Pilar berikutnya adalah, Undang-undang Dasar 1945 sebagai konstitusi Negara yang didalamnya memuat instrument yuridis yang memuat kesepakatan hukum untuk mengatur jalannya Negara,dimana UUD 45 sebagai mauatan visi,misi Negara maupun sebagai pondasi bangunan Negara  dan pengaturam terkait hajat hidup rakyat Indonesia dan sebagai sebuah norma hukum tertinggi sehingga menjadi pedoman segala bentuk perundang-undangan yang ada di Indonesia ini. Sedangkan pembukaan UUD 45 merupakan komitmen luhur dari pada pendiri bangsa yang tidak dapat diubah,yang mana pada setiap alenia itu merupakan landasan universal tujuan Negara dan tujuan nasional.

Berikutnya adalah NKRI atau Negara Kesatuan Repbulik Indonesia merupakan consensus politik yang telah dicapai untuk menjadi kuat dalam kesatuan dalam menyatukan secara geografis maupun geopolitik yang ada dinusantara ini sebagai suatu ikatan nation state NKRI dan juga dalam UUD 45 pasal 1 ayat 1 menyatakan Negara Indonesia adalah Negara kesatuan,jika berkaca pada konseptual kesatuan ini makan kita tentu akan ingat dengan sumpah amukti palapa patih gajahmada sila yang dengan tekat kuat ingin menyatukan nusantara dibawah panji-panji Majapahit yang kelak waktu itu menjadi kerjaan besar,semangat nasionalisme itulah maka dengan konsep NKRI ini bisa mengintegrasikan nusantara era sekarang dalam pangkuan ibu pertiwi sehingga kita akan mampu dan kuat menghadapi tantangan nasional maupun global dan menjadi bangsa yang kuat adil dan makmur bahkan kita kelak akan menjadi serigala dunia. Serta Terakhir Bhineka Tunggal Ika sebagai sesanti persatuan ditengah kemajukan artinya walaupun kita ini Indonesia ini berbeda dan beranekaragam corak budaya,suku dan lain sebagainya namun,tidak menjadi penghalang untuk kita bersama-sama hidup harmonis,rukun,nyawiji dan ayom ayem toto titi tentrem kertoraharjo dalam rumah besar Indonesia. Keberagaman suku, agama, ras, dan antargolongan merupakan suatu keniscayaan dan tidak bisa dipungkiri oleh bangsa Indonesia serta merupakan suatu pemberian tuhan yang maha esa,sehingga harus kita padang sebagai sebuah kekayaan khasanah sosikultural dan jangan sampai pebedaan ini kita pertentangkan namun dengan perbedaan inilah sebagai penyemangat bagi terwujudnya persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Terakhir,sebagai langkah maju marilah kita semua selaku anak bangsa Indonesia untuk lebih berfikir visioner kedepan dalam berbangsa dan bernegara ini,tidakusah kita berfikir kebelakang,berdebat dengan ideologi,mempertentangkan ras agama dan golongan serta budaya namun yang butuhkan dewasa ini ialah kita semua harus progresif dalam mengisi kemerdekaan ini dengan inovasi,kreatifitas gagasan ini untuk andil dalam memajukan bangsa. Walaupun segala ideologi itu tidak akan mati namun konnsesnus pancasila dan semua pilar itu sudah final dan mengikat bangsa kita,yang kita perdebatan sudah bukan ideologi bangsa namun gagasan dan ide-ide yang baik untuk membangun bangsa ,janganlah diumur  bangsa kita ini yang sudah hampur menuju satu abad kemerdekaan ini,kita semua anak bangsa masih bertikai soal itu,tapi mari kita ini kita satu langkah kedepan untuk bersama-sama menata kehidupan bangsa ini,kita mesti berfikir  supaya seluruh rakyat Indonesia ini hidupnya tercukupi sandang pangan dan papan,kita juga harus memikirkan bagaimana setiap anak Indonesia mendapatkan pendidikan yang layak supaya mereka cerdas dan mampu menajdi penerus bangsa yang tangguh serta kita harus mampu berdiri diatas kaki kita sendiri,berdaulat dalam politik,berdikari dibidang ekonomi serta berkepribadian dalam berkebudayaan. Pilar kebangsaan inilah sebagai sebuah soko guru yang harus benar-benar kita pegang teguh bukan hanya sebagai sloganitas semata namun harus kita resapi secara mendalam oleh setiap generasi bangsa terlebih generasi muda  untuk diamalkan dan diimplementasikan. Kemerdekaan dan kedaulatan Negara yang kita raih denga pengorbanan besar ini haruslah kita pertahankan juga dengan pengorbanan dan berbekal ajaran kebangsaan tersebut nicaya kapal Indonesia ini akan terus berlabuh menuju samudera kejayaan emas yang kita impi-impikan saat ini.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar